
konidepok.or.id- Forum Sekolah Sepak Bola Kota Depok (FSSBKD) menggelar Kongres Periode 2026-2030 dengan tema “Bersinergi Wujudkan Pembinaan Berstandar dan Berkualitas” di Aula Masjid Al Huda Muhammadiyah Depok.
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran PSSI dan KONI Kota Depok, serta perwakilan sekolah sepak bola dari berbagai wilayah kota tersebut.
Wakil Ketua III KONI Kota Depok, Hendra Dimun, mengatakan bahwa pembinaan sepak bola membutuhkan komitmen, waktu, tenaga, dan biaya yang tidak sedikit.
“Mengurus sepak bola itu harus total. Banyak yang harus dilakukan, mulai dari waktu, biaya, hingga tenaga. Intinya harus benar-benar gila bola untuk pembinaan anak-anak,” ujar Hendra, Ahad (14/6/2026).
Menurutnya, hasil pembinaan sepak bola usia dini di Kota Depok mulai menunjukkan perkembangan positif.
Sejumlah pemain hasil binaan sekolah sepak bola di Depok kini telah tampil di level nasional.
Hendra juga mengingatkan bahwa Kota Depok akan menghadapi agenda besar pada ajang Porprov Jawa Barat 2026, di mana Depok menjadi tuan rumah dan menargetkan masuk 10 besar.
“Dalam waktu dekat kita menghadapi Porprov Jawa Barat 2026. Alhamdulillah Depok mendapat kepercayaan menjadi tuan rumah. Semoga melalui pembinaan usia dini yang berkelanjutan dapat lahir atlet-atlet yang membawa nama Depok hingga tingkat internasional,” kata dia
Ia menegaskan komitmen KONI dalam mendukung pembinaan seluruh cabang olahraga, termasuk sepak bola.
Sementara, Ketua PSSI Kota Depok, Meiyadi Rakasiwi, mengajak seluruh elemen sepak bola untuk memperkuat sinergi dalam membangun prestasi olahraga di Kota Depok.
“Mari bersinergi membangun sepak bola di Depok dengan pembinaan yang berkesinambungan, kerja sama yang baik, dan koordinasi yang baik. FSSBKD, PSSI, dan KONI tidak bisa dipisahkan dalam upaya menciptakan pemain sepak bola yang mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional,” ujarnya.
Meiyadi juga mengucapkan selamat kepada Syamsul yang dipercaya memimpin Forum Sekolah Sepak Bola Kota Depok periode baru.
Ia berharap kepengurusan yang terbentuk mampu memperkuat sistem pembinaan usia dini dan melahirkan talenta-talenta sepak bola masa depan bagi Kota Depok.
Kongres FSSBKD ini diharapkan menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara sekolah sepak bola, PSSI, dan KONI guna menciptakan pembinaan yang lebih terarah, profesional, dan berkelanjutan. (HEN)



