konidepok.or.id— Komunitas panjat tebing Grade Kukusan terus berupaya memperluas jangkauan olahraga panjat tebing di tengah masyarakat, khususnya di Kota Depok, guna membangun karakter anak usia dini sekaligus mengatasi persoalan ketergantungan gawai (gadget).
Ketua Grade Kukusan, Jarot, menjelaskan kegiatan peresmian fasilitas panjat tebing ini merupakan langkah awal untuk memasyarakatkan olahraga tersebut, dimulai dari tingkat kelurahan, kecamatan, hingga nantinya merata ke seluruh tingkat nasional.
“Harapan kita olahraga panjat tebing ini bisa memasyarakat, khususnya di Kota Depok dan secara nasional. Olahraga ini di mata masyarakat umum kerap dianggap sebagai olahraga ekstrem, padahal saat ini sudah banyak atlet kita yang berprestasi di tingkat olimpiade,” ujar Jarot pada Selasa (27/10/2026).
Ia menilai, fasilitas panjat tebing ini sangat relevan dengan kondisi anak-anak saat ini yang banyak mengalami persoalan kecanduan gawai.
Berbeda dengan anak-anak zaman dulu yang memiliki mobilitas tinggi, panjat tebing menuntut seluruh anggota tubuh bergerak secara alami tanpa terikat postur tertentu, sehingga sangat baik sebagai fondasi fisik anak sebelum merambah cabang olahraga lainnya.
Adapun fasilitas yang dihadirkan berupa wall atau boulder setinggi tiga meter yang diperuntukkan secara umum bagi masyarakat luas.
“Untuk umum jadi bisa dipakai,” ucapnya.
Jarot menjelaskan, fasilitas boulder tidak menggunakan alat pengaman tambahan, sehingga aman, mampu melatih daya tahan tubuh (endurance), kekuatan (power), serta tidak berbahaya.
Apabila anak-anak telah menunjukkan minat yang tinggi, mereka nantinya akan diarahkan ke jenjang lanjutan seperti kategori lead atau speed yang difokuskan bagi usia setingkat SMP.
Sebagai informasi, Grade Kukusan merupakan klub panjat tebing senior yang berdiri di Depok sejak tahun 1985. Klub ini didirikan oleh almarhum Jafar Sutrisna, salah satu tokoh manifesto Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) yang turut menandatangani deklarasi pada tahun 1988.
Peresmian fasilitas ini turut mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota Depok.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporyata) Kota Depok, Eko Herwiyanto, pengurus KONI Kota Depok, Ketua bidang prestasi Deni Suprayogi dan Ketua Bidang organisasi Dede Gempar hadir dalam kegiatan tersebut serta para atlet panjat tebing yang akan bertanding di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat.
“Pemerintah Kota Depok menyampaikan apresiasi atas inisiatif Grade Kukusan yang turut menghibahkan fasilitas peralatan demi memperkuat ekosistem cabang olahraga panjat tebing di tingkat lokal, nasional, hingga internasional, serta menargetkan perolehan medali emas dari para atlet di ajang Porprov Jabar tahun ini,” ucap Eko. (HEN)



