konidepok.or.id – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Depok, Herry Suprianto, menegaskan Kompetisi Soeratin U-13 dan U-15 Piala Wali Kota Depok Tahun 2026 merupakan fondasi penting dalam sistem pembinaan sepak bola usia dini. Kompetisi tersebut menjadi ruang bagi para pemain muda untuk mengembangkan kemampuan, meningkatkan pengalaman bertanding, sekaligus menjadi sarana pencarian bibit-bibit atlet yang akan membawa nama Kota Depok di masa mendatang.
Hal tersebut disampaikan Herry Suprianto saat menghadiri pembukaan Kompetisi Soeratin Piala Wali Kota Depok U-13 dan U-15 di Stadion Merpati, Kelurahan Depok Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, Sabtu (18/7/2026).
Kompetisi yang diselenggarakan Asosiasi Kota (Askot) PSSI Depok ini diikuti sebanyak 42 klub, terdiri atas 22 klub kategori U-13 dan 20 klub kategori U-15, serta akan berlangsung hingga akhir Agustus 2026 di tiga lapangan, yakni Stadion Merpati, Lapangan HW Beji, dan Lapangan PSP.
Herry mengatakan, pembinaan atlet tidak dapat dilakukan secara instan, melainkan harus melalui kompetisi yang rutin, terstruktur, dan berjenjang. Menurutnya, ajang Soeratin merupakan bagian penting dalam mata rantai pembinaan prestasi yang harus terus dijaga keberlangsungannya.
“Kompetisi Soeratin merupakan fondasi pembinaan sepak bola usia dini. Di sinilah para pemain belajar tentang teknik, strategi, mental bertanding, disiplin, dan sportivitas. Atlet yang hebat tidak lahir secara tiba-tiba, tetapi melalui proses pembinaan yang konsisten dan kompetisi yang berkelanjutan,” ujar Herry.
Ia menambahkan, KONI Kota Depok mengapresiasi Pemerintah Kota Depok, Askot PSSI Depok, seluruh klub peserta, pelatih, perangkat pertandingan, hingga orang tua yang terus memberikan dukungan terhadap pembinaan sepak bola usia muda.
“Kami berharap kompetisi ini mampu melahirkan lebih banyak talenta terbaik dari Kota Depok yang nantinya dapat memperkuat tim daerah, Jawa Barat, bahkan Tim Nasional Indonesia. Yang tidak kalah penting adalah membangun karakter generasi muda melalui olahraga, karena sepak bola bukan hanya soal menang dan kalah, tetapi juga membentuk integritas, kerja sama, serta semangat pantang menyerah,” tuturnya.

Sementara itu, Wali Kota Depok, Supian Suri, mengatakan penyelenggaraan Kompetisi Soeratin menjadi wujud komitmen Pemerintah Kota Depok bersama Askot PSSI Depok dalam menyediakan ruang pembinaan bagi pesepak bola usia dini.
Menurutnya, kompetisi tersebut menjadi wadah strategis untuk menjaring sekaligus mengembangkan bibit-bibit pesepak bola berbakat yang dimiliki Kota Depok.
“Hari ini kita sama-sama menyaksikan kewajiban kita, khususnya Askot, untuk melaksanakan kegiatan Piala Soeratin memperebutkan Piala Wali Kota Tahun 2026. Untuk kelompok usia 13 dan 15 tahun, alhamdulillah sudah berjalan di tiga lapangan, yaitu Lapangan HW Beji, Stadion Merpati, dan Lapangan PSP. Kompetisi ini akan berlangsung sampai akhir Agustus,” kata Supian.
Supian menambahkan, apabila ke depan para pemain muda Depok mampu berkembang hingga direkrut klub-klub besar atau mewakili daerah lain dalam kompetisi yang lebih tinggi, hal tersebut justru menjadi kebanggaan karena menunjukkan pembinaan yang dilakukan berjalan dengan baik.
“Yang pasti saya sampaikan di beberapa kesempatan bahwa kita punya tanggung jawab dalam pembibitan dan menyediakan wadah bagi anak-anak kita. Saya berharap dari kompetisi ini lahir pemain-pemain muda yang mampu mengharumkan nama Kota Depok di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional,” ungkapnya.



