konidepok.or.id- Sebanyak delapan klub putra dan delapan klub putri mengikuti Kejuaraan bola voli piala Wali Kota Depok. Salah satu pertandingan mempertemukan klub Lavani dengan klub Gtap asal Depok.
Kejuaraan yang digelar di Gelanggang Olah Raga (GOR) Kota Depok, pada 1 -10 September 2026, dinilai menjadi momentum penting untuk menghidupkan kembali gairah olahraga bola voli di Kota Depok.
Wali Kota Depok Supian Suri mengatakan penyelenggaraan turnamen tersebut merupakan hasil kolaborasi Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporyata), Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), serta Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI).
Menurut Supian, kehadiran klub yang memiliki pengalaman dan prestasi dapat meningkatkan kualitas atmosfer pertandingan di Kota Depok.
βJadi buat saya, ini menumbuhkan semangat, gairah buat khususnya pecinta voli yang mau menyaksikan voli. Ini kelasnya udah kelas keren ya, jadi sayang kalau enggak ditonton,β kata Supian seusai pembukaan turnamen di GOR Kota Depok, Selasa (1/9/2026) sore.
Ia berharap pertandingan tersebut tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga memacu perkembangan olahraga voli di Kota Depok.
Supian menargetkan pembinaan yang dilakukan dapat membuka peluang bagi atlet asal Depok untuk berkembang hingga level nasional.
βYang kedua, mudah-mudahan ini menjadi penyemangat buat keolahragaan di Kota Depok khususnya voli, sehingga berharap dari Kota Depok akan lahir pemain-pemain voli di level nasional,β ujarnya.
Supian menegaskan pemain yang tampil dalam turnamen tersebut bukan bagian dari tim atau atlet Porprov Kota Depok. Seluruh peserta merupakan klub yang diundang khusus untuk mengikuti kejuaraan.
βEnggak ada ya. Ini benar-benar dari klub-klub yang kita undang semua ya, Pak. Undangan, jadi memang ini udah ya untuk menumbuhkan atmosfer voli di Kota Depok,β kata Supian.
Dengan format tersebut, turnamen diarahkan untuk membangun atmosfer kompetisi sekaligus memberikan hiburan kepada masyarakat.
Supian memastikan Piala Wali Kota Depok tidak berhenti pada penyelenggaraan tahun ini. Pemerintah Kota Depok berencana menjadikannya sebagai agenda yang digelar secara berkelanjutan.
βYa, ini agenda periodik ya. Kita akan adakan terus,β ujarnya.
Supian mengajak warga Depok memanfaatkan kesempatan tersebut untuk melihat pertandingan klub-klub yang diundang memperebutkan Piala Wali Kota Depok.
βUntuk itu sekali lagi saya ngajak buat warga Depok kesempatan untuk nonton voli secara langsung, gratis ya, dengan klub-klub hebat yang kita undang,β katanya.
Ditempat yang sama, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Depok Herry Suprianto mengapresiasi penyelenggaraan turnamen bola voli invitasi yang menghadirkan sejumlah klub berkualitas.
Kehadiran klub berkualitas menjadi kesempatan bagi atlet muda Depok untuk belajar dan meningkatkan kualitas permainan.
βSebagai Ketua KONI, tentunya sangat mengapresiasi dan mensupport kegiatan ini,β ujar Herry.
Menurut Herry kejuaraan tersebut dapat menjadi sarana edukasi bagi atlet, pelatih, dan pembina olahraga untuk melihat langsung standar permainan di level profesional.
βBisa dilihat kualitasnya. Justru ini menjadi sarana edukasi, menjadi pembelajaran buat kita semua, khususnya untuk pembinaan di Kota Depok,β kata Herry.
Herry menilai sistem turnamen yang mengundang klub-klub berkualitas dapat memberikan dampak positif terhadap perkembangan bola voli di Depok.
Atlet muda yang menyaksikan pertandingan diharapkan dapat menjadikan kemampuan para pemain profesional sebagai motivasi untuk berlatih lebih serius.(HEN)



