PB Perserosi Gelar Workshop Regulasi dan Sertifikasi Juri Inline Freestyle di Depok

konidepok.or.id– Pengurus Besar Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (PB Perserosi) menggelar Workshop Regulasi Inline Freestyle 2026 dan Sertifikasi Juri Inline Freestyle 2026 di salah satu hotel di kawasan Jalan Margonda, Kota Depok, 4-6 September 2026.

Workshop dan sertifikasi yang diikuti 72 peserta dari 12 provinsi tersebut diharapkan menjadi salah satu langkah memperkuat sumber daya manusia inline freestyle sekaligus mendukung target prestasi Indonesia di tingkat internasional.

Wakil Sekretaris Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Depok, Sujarwo, menyambut positif dipilihnya Kota Depok sebagai lokasi pelaksanaan workshop dan sertifikasi tersebut.

Menurut dia, keberadaan juri berkualitas merupakan salah satu unsur penting dalam mendukung suksesnya penyelenggaraan pertandingan.

“Menjadi kebanggaan Kota Depok bisa menjadi tempat untuk melaksanakan event ini, karena bagian dari terselenggaranya pertandingan dan suksesnya pertandingan adalah juri-juri yang berkualitas,” kata Sujarwo, Jumat (4/9/2026).

Ia mengatakan pengalaman dan kompetensi juri sangat dibutuhkan dalam berbagai level kompetisi, mulai dari kejuaraan daerah, kejuaraan nasional hingga ajang internasional.

“Ketika kita punya juri, berarti kita punya suara. Tetapi kalau kita tidak punya juri, repot kita. Jangankan yang internasional, event Porprov, Kejurnas, Kejurda, itu juga sangat menentukan kalau kita punya wasit, juri, teknikal delegasi, dan lain sebagainya,” ujarnya.

Sujarwo meminta para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meningkatkan pengetahuan dan kompetensi.

“Manfaatkan peluang ini untuk bisa menimba ilmu, mendapatkan ilmu, dan mengembangkan ilmu. Karena kompetensi yang kita miliki tentunya tidak akan pernah meningkat kalau kita sendiri tidak mau mengembangkannya,” katanya.

Sujarwo juga menyampaikan salam dari Ketua Umum KONI Kota Depok yang berhalangan hadir. Ia menyebut KONI Depok saat ini tengah disibukkan dengan persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026.

Kota Depok bersama Kota Bekasi dan Kota Bogor menjadi tuan rumah utama Porprov Jabar 2026. Depok mendapatkan kesempatan menjadi tuan rumah untuk 10 cabang olahraga dengan 14 nomor disiplin.

Sementara, Ketua Panitia Komisi Freestyle PB Perserosi, Hari Hengky Irawan, mengatakan ilmu dan regulasi yang diperoleh para peserta diharapkan dapat diterapkan dalam berbagai kompetisi, baik tingkat nasional maupun internasional.

“Ilmu yang sudah diserap nanti oleh para trainer agar bisa diserap semaksimal mungkin. Nantinya akan bermanfaat tidak hanya juri di lokal, kita akan submit, kita daftarkan ke World Skate,” kata Hengky.

Menurut dia, saat ini jumlah juri Indonesia yang memiliki kualifikasi internasional masih sangat terbatas.

Karena itu, kegiatan sertifikasi menjadi kesempatan untuk mencetak calon juri yang dapat memenuhi standar internasional.

Ia berharap pada 2027 mendatang, ketika Indonesia memiliki peluang menggelar kejuaraan tingkat ASEAN, juri yang saat ini mengikuti sertifikasi dapat meningkatkan jenjang kompetensinya menuju International Judges.

Hengky juga menilai pelaksanaan sertifikasi di dalam negeri dapat menjadi solusi efisiensi bagi peserta. Biaya yang dibutuhkan dinilai lebih terjangkau dibandingkan apabila para juri harus mengikuti sertifikasi di luar negeri.

Ia berharap seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan serius dan terbuka terhadap pembaruan regulasi.

“Ilmu yang baru ini dan regulasi yang 2026 ini sangat bermanfaat untuk teman-teman judges, official, pelatih, agar mencetak atlet-atlet Indonesia agar bisa berkompetisi di level dunia,” ujarnya. (HEN)

🏆
Menuju PORPROV XV
Jawa Barat 2026
0
HARI
00 : 00 : 00
Scroll to Top