konidepok.or.id – Turnamen Catur Beregu Piala Bergilir Camat Tapos Tahun 2026 resmi digelar pada 29–30 Agustus 2026. Ajang yang mempertemukan para pecatur dari berbagai klub di Kota Depok tersebut dibuka oleh Wakil Ketua II KONI Kota Depok, Mustafa Masyhur di Aula Kelurahan Tapos, Sabtu (29/8/2026).
Turnamen tersebut diikuti sebanyak 22 klub di bawah naungan Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kota Depok. Kompetisi ini menjadi salah satu wadah bagi para pecatur untuk mengasah kemampuan, strategi, konsentrasi, sekaligus memperkuat silaturahmi antarklub dan komunitas catur di Kota Depok.

Wakil Ketua II KONI Kota Depok, Mustafa Masyhur, mengapresiasi pelaksanaan turnamen tersebut. Menurutnya, kompetisi seperti ini penting untuk menjaga semangat pembinaan sekaligus memberikan ruang kepada atlet catur untuk mengukur kemampuan melalui pertandingan.
“Turnamen seperti ini sangat positif karena tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembinaan atlet. Kami berharap para pecatur dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk terus meningkatkan kemampuan, strategi, konsentrasi, dan mental bertanding,” ujar Mustafa.
Mustafa juga mendorong para peserta agar menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan. Menurutnya, prestasi tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis, tetapi juga oleh sikap dan mental seorang atlet dalam menghadapi setiap pertandingan.
“Harapan kami, dari turnamen ini akan lahir pecatur-pecatur yang semakin berprestasi dan mampu membawa nama baik Kota Depok. Yang tidak kalah penting, tetap junjung sportivitas dan semangat persaudaraan. Menang atau kalah adalah bagian dari proses untuk menjadi lebih baik,” katanya.
Ketua Umum Percasi Kota Depok, Abdul Rahman, mengatakan bahwa keikutsertaan 22 klub menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap olahraga catur di Kota Depok. Menurutnya, turnamen beregu juga memberikan pengalaman tersendiri bagi para peserta karena membutuhkan kekompakan dan strategi tim.
“Alhamdulillah, turnamen ini mendapat respons yang baik dengan diikuti 22 klub. Ini menunjukkan bahwa pembinaan catur di Kota Depok terus bergerak. Melalui pertandingan seperti ini, para pecatur memiliki kesempatan untuk mengasah kemampuan sekaligus mendapatkan pengalaman bertanding,” ungkap Abdul Rahman.
Abra sapaan akrabnya berharap kompetisi tersebut dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga semakin banyak atlet muda yang mendapatkan kesempatan untuk berkembang.
“Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut dan semakin banyak turnamen yang bisa menjadi ruang pembinaan. Percasi Kota Depok tentu akan terus mendorong klub-klub untuk aktif melakukan pembinaan dan melahirkan pecatur yang berkualitas,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Komisi B DPRD Kota Depok, Hamzah, menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan turnamen catur tersebut. Ia menilai kegiatan olahraga di tingkat wilayah memiliki peran penting dalam membangun kebersamaan masyarakat sekaligus mendorong lahirnya generasi yang memiliki karakter disiplin dan kompetitif.
“Catur bukan hanya tentang memenangkan pertandingan, tetapi juga melatih konsentrasi, kesabaran, kemampuan mengambil keputusan, dan menyusun strategi. Karena itu, kegiatan seperti ini sangat baik untuk terus dikembangkan dan mendapatkan dukungan,” kata Hamzah.
Menurut Hamzah, kolaborasi antara pemerintah wilayah, organisasi olahraga, klub, serta masyarakat menjadi salah satu kunci untuk menciptakan ekosistem olahraga yang semakin baik di Kota Depok.
“Kami tentu memberikan apresiasi kepada panitia, Percasi, klub-klub peserta, dan Kecamatan Tapos yang telah menghadirkan kegiatan ini. Mudah-mudahan turnamen ini dapat menjadi agenda yang terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Camat Tapos, Zarkasih, mengatakan Turnamen Catur Beregu Piala Bergilir Camat Tapos Tahun 2026 merupakan momentum untuk mempererat hubungan antarmasyarakat sekaligus memberikan ruang bagi para pecatur untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.
“Kami sangat senang dan bangga Kecamatan Tapos dapat menjadi tempat pelaksanaan turnamen catur ini. Selain sebagai kompetisi, kegiatan ini juga menjadi sarana silaturahmi dan mempererat kebersamaan. Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti pertandingan dengan penuh semangat dan sportivitas,” ujar Zarkasih.
Zarkasih juga berharap turnamen tersebut dapat memberikan dampak positif terhadap perkembangan olahraga catur di wilayah Tapos dan Kota Depok secara keseluruhan.
“Semoga kegiatan ini dapat terus dilaksanakan dan semakin berkembang ke depannya. Mudah-mudahan dari sini muncul bibit-bibit pecatur potensial yang bisa mengharumkan nama Tapos dan Kota Depok di berbagai tingkat kompetisi,” pungkasnya.
Turnamen Catur Beregu Piala Bergilir Camat Tapos Tahun 2026 dijadwalkan berlangsung selama dua hari, 29–30 Agustus 2026. Kehadiran 22 klub di bawah naungan Percasi Kota Depok diharapkan semakin memperkuat semangat pembinaan dan kompetisi olahraga catur di Kota Depok.



