Banggakan Indonesia, Karateka Kota Depok Raih Medali SEAKF Championship 2026 di Vietnam

konidepok.or.id- Prestasi membanggakan kembali ditorehkan karateka Kota Depok. Kali ini berhasil menorehkan prestasi di kejuaraan Internasional di Vietnam.

Shinta Aura Fajria, Shafa Radhani Aurora Fahrevi dan Hazel Tara Wijaya berhasil meraih medali perunggu pada nomor Kata Team Cadet and Junior Female dalam kejuaraan 13th South East Asian Karate Federation (SEAKF) Championship 2026 di Ninh Binh, Vietnam, yang berlangsung pada 9 -12 Juli 2026.

 

Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Depok, Herry Suprianto, mengaku bangga atas keberhasilan atlet karate Kota Depok menyumbang medali perunggu bagi Indonesia di SEAKF 2026 Vietnam.

Herry juga menyatakan kekagumannya terhadap dedikasi dan totalitas pembinaan yang dilakukan oleh Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Kota Depok selama ini yang fokus pada pengembangan atlet-atlet lokal.

β€‹β€œIni merupakan suatu kebanggaan bagi kita karena atlet karate Depok berhasil meraih prestasi di ajang Asia Tenggara,” kata Herry, Senin (13/7/2026).

Herry Suprianto mengatakan prestasi ini menjadi bukti bahwa dengan semangat disiplin dan kerja keras, atlet Kota Depok mampu bersaing dan tampil menjadi salah satu yang terbaik.

Selain itu, sambung Herry, torehan ini menjadi modal cabang olahraga karate Kota Depok, dalam menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat XV.

“Cabang olahraga karate diharapkan dapat menjadi salah satu penyumbang medali bagi Kota Depok pada ajang Porprov XV pada bulan November mendatang,” ucapnya.

 

Terpisah, Ketua Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Kota Depok, Jean E Rotty, mengapresiasi perjuangan atlet karate Kota Depok yang tampil pada kejuaraan internasional SEAKF Vietnam.

Meski belum mampu memenuhi target maksimal, hasil yang diraih dinilai menjadi modal penting untuk meningkatkan kualitas atlet di level internasional.

“Tetap bangga dan sangat berterima kasih untuk dukungan dari semua pihak termasuk KONI Depok,” ucap Jean.

Jean mengatakan dirinya tetap bangga atas pencapaian para atlet yang berhasil membawa pulang medali perunggu.

“Pengalaman ini sangat berharga bagi atlet kami,” ujar Jean.

Menurutnya, target awal sebenarnya adalah meraih hasil yang lebih baik dari medali perunggu.

Namun, kejuaraan di Vietnam merupakan pengalaman pertama para atlet tampil pada event resmi tingkat internasional sehingga masih banyak aspek yang perlu dievaluasi.

“Saya berharap hasilnya bisa lebih baik. Tetapi ini adalah penampilan perdana mereka di kejuaraan internasional resmi, sehingga masih banyak yang harus diperbaiki, baik dari sisi teknik, mental bertanding, maupun pengalaman,” katanya.

 

Jean mengungkapkan persaingan di nomor kata berlangsung sangat ketat. Vietnam sebagai tuan rumah tampil dominan dan memiliki kualitas yang sangat tinggi, terutama di nomor kata beregu.

Selain menurunkan atlet pada nomor kata beregu junior, Jean menambahkan FORKI Kota Depok juga memberikan kesempatan kepada tim untuk tampil di nomor kata beregu senior sebagai bagian dari proses menambah jam terbang di level internasional.

“Hasilnya cukup positif. Tim kami mampu mengalahkan Kamboja dan mendapat kesempatan bertanding langsung melawan Vietnam yang merupakan juara Asia di nomor kata beregu putri. Meski belum berhasil meraih medali di kategori tersebut, pengalaman ini menjadi pelajaran yang sangat berharga,” jelasnya.

 

Jean optimistis pengalaman bertanding di Vietnam akan menjadi bekal penting bagi atlet karate Kota Depok untuk terus berkembang.

Ia berharap evaluasi dari kejuaraan ini mampu meningkatkan performa atlet sehingga dapat meraih hasil yang lebih baik pada kompetisi internasional berikutnya maupun ajang nasional yang akan datang. (HEN)

πŸ†
Menuju PORPROV XV
Jawa Barat 2026
0
HARI
00 : 00 : 00
Scroll to Top