some text
Berita KONI Depok

Renang Sehatkan Badan

Renang Sehatkan Badan
Print Friendly, PDF & Email
RenangKONI Kota Depok, Jum’at 15 Mei 2015 – Renang adalah olahraga yang melombakan kecepatan atlet renang dalam berenang. Berenang biasanya dilakukan tanpa perlengkapan buatan. Kegiatan ini dapat dimanfaatkan untuk rekreasi dan olahraga. Berenang dipakai sewaktu bergerak dari satu tempat ke tempat lainnya di air, mencari ikan, mandi, atau melakukan olahraga air.
Berenang untuk keperluan rekreasi dan kompetisi dilakukan di kolam renang. Manusia juga berenang di sungai, danau, dan laut sebagai bentuk rekreasi. Olahraga renang membuat tubuh sehat karena hampir semua otot tubuh dipakai sewaktu berenang.

Gaya renang yang diperlombakan adalah gaya bebas, gaya kupu-kupu, gaya punggung, dan gaya dada. Perenang yang memenangkan lomba renang adalah perenang yang menyelesaikan jarak lintasan tercepat. Pemenang babak penyisihan maju ke babak semifinal, dan pemenang semifinal maju ke babak final.
Bersama-sama dengan loncat indah, renang indah, renang perairan terbuka, dan polo air, peraturan perlombaan renang ditetapkan oleh badan dunia bernama Federasi Renang Internasional (FINA). Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) adalah induk organisasi cabang olahraga renang di Indonesia.
 
Manusia sudah dapat berenang sejak zaman prasejarah, bukti tertua mengenai berenang adalah lukisan-lukisan tentang perenang dari Zaman Batu telah ditemukan di “gua perenang” yang berdekatan dengan Wadi Sora di Gilf Kebir, Mesir barat daya. Catatan tertua mengenai berenang berasal dari 2000 SM. Beberapa di antara dokumen tertua yang menyebut tentang berenang adalah Epos Gilgamesh, Iliad, Odyssey, dan Alkitab (Kitab Yehezkiel 47:5, Kisah Para Rasul 27:42, Kitab Yesaya 25:11), serta Beowulf dan hikayat-hikayat lain. Pada 1538, Nikolaus Wynmann seorang profesor bahasa dari Jerman menulis buku mengenai renang yang pertama, Perenang atau Dialog mengenai Seni Berenang (Der Schwimmer oder ein Zwiegespräch über die Schwimmkunst).
Perlombaan renang di Eropa dimulai sekitar tahun 1800 setelah dibangunnya kolam-kolam renang. Sebagian besar peserta waktu itu berenang dengan gaya dada. Pada 1873, John Arthur Trudgen memperkenalkan gaya rangkak depan atau disebut gaya trudgen dalam perlombaan renang di dunia Barat. Trudgen menirunya dari teknik renang gaya bebas suku Indian di Amerika Selatan. Renang merupakan salah satu cabang olahraga dalam Olimpiade Athena 1896. Pada tahun 1900, gaya punggung dimasukkan sebagai nomor baru renang Olimpiade. Persatuan renang dunia, Federation Internationale de Natation (FINA) dibentuk pada 1908. Gaya kupu-kupu yang pada awalnya merupakan salah satu variasi gaya dada diterima sebagai suatu gaya tersendiri pada tahun 1952.(Admin)
Click to add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita KONI Depok

More in Berita KONI Depok

DPRD Provinsi Banten Sambangi KONI Kota Depok, Bahas Atlet hingga Anggaran Cabor

admin9 January 2026

Kejuaraan Bola Voli Antar Klub 2025 Jadi Ajang Pembinaan, Ketum KONI Kota Depok Beri Apresiasi

Andi Maulana31 December 2025

Audiensi APJI & KONI Kota Depok: Siap Bersinergi Dukung PORPROV 2026

admin31 December 2025

Silaturahmi Atlet Timnas Dayung Peraih Perunggu SEA Games 2025, Herry Suprianto: Bukti Atlet Kota Depok Mampu Bersaing di Level Internasional

Andi Maulana30 December 2025

Atlet Sepak Takraw Kota Depok Sumbang Medali Perunggu SEA Games 2025

admin26 December 2025

Atlet Menembak Kota Depok Raih 8 Medali di Kejurda Jabar 2025

admin25 December 2025

Atlet dan Pelatih Futsal Asal Kota Depok Bawa Pulang Emas SEA Games Thailand, Ketua KONI : Bangga

admin24 December 2025

Momentum Hari Ibu Nasional, Ketum KONI Kota Depok Tekankan Peran Ibu dalam Mencetak Atlet Berkarakter

Andi Maulana22 December 2025

Turut Dihadiri Wali Kota Depok, Rapat Kerja KONI Kota Depok 2025 Sukses Digelar

Andi Maulana22 December 2025

Copyright © 2014 KONI Kota Depok.