
konidepok.or.id – Dalam rangka memperingati Hari Air Sedunia, PT Tirta Asasta Depok menggelar kegiatan susur sungai dan aksi pungut sampah di Sungai Ciliwung. Kegiatan ini melibatkan berbagai elemen masyarakat dan menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap kelestarian lingkungan, khususnya sumber daya air.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Umum KONI Kota Depok, Herry Suprianto, yang turut ambil bagian langsung dalam aksi bersih-bersih sungai bersama para peserta.
Dalam keterangannya, Herry Suprianto menyampaikan bahwa keterlibatan KONI bukan hanya sebatas pada bidang olahraga, tetapi juga bagian dari tanggung jawab sosial terhadap lingkungan.
“Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran kita bersama bahwa menjaga kebersihan sungai adalah tanggung jawab kolektif. KONI Depok siap mendukung gerakan-gerakan positif seperti ini, karena lingkungan yang sehat juga menunjang kualitas hidup dan prestasi masyarakat, termasuk atlet,” ujar Herry saat ditemui, Senin (30/03/2026).

Herry juga menegaskan bahwa olahraga dan lingkungan memiliki keterkaitan erat, terutama dalam membangun generasi yang sehat dan produktif.
“Atlet yang berprestasi lahir dari lingkungan yang sehat. Oleh karena itu, kami di KONI Kota Depok sangat mendukung upaya pelestarian lingkungan seperti yang dilakukan hari ini,” pungkasnya.
Direktur Utama PT Tirta Asasta Depok, M Olik Abdul Holik menegaskan, agenda tahunan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk komitmen perusahaan dalam menjaga sumber air baku bagi warga Depok, mengingat saat ini 90 persen air yang diolah PT Tirta Asasta bersumber dari sungai tersebut.
“Kegiatan ini merupakan komitmen kami untuk memelihara sungai serta mengedukasi masyarakat yang tinggal di bantaran Sungai Ciliwung untuk tidak lagi membuang sampah di sungai,” jelas Olik.
Menurutnya, sampah yang menumpuk bukan hanya merusak ekosistem, tetapi juga menghambat proses produksi karena sampah plastik seringkali menyangkut di pompa yang berisiko merusak mesin pengolahan air.
“Ke depan, kami berencana melaksanakan aksi ini setahun dua kali seperti di Hari Lingkungan Hidup, Hari Ciliwung atau Hari Bumi,” tuturnya.




