some text
Berita KONI Depok

Sejarah Bulu Tangkis Dunia

Sejarah Bulu Tangkis Dunia
Print Friendly, PDF & Email

bulutangkis+1KONI Kota Depok, Jum’at 22 Mei 2015 – Dalam perkembangannya sejarah bulu tangkis berkembang di Mesir kuno sekitar 2000 tahun lalu tetapi juga disebut-sebut di India dan Republik Rakyat Cina. Nenek moyang terdininya diperkirakan ialah sebuah permainan Tionghoa, Jianzi yang melibatkan penggunaan kok tetapi tanpa raket. Alih-alih, objeknya dimanipulasi dengan kaki. Objek/misi permainan ini adalah untuk menjaga kok agar tidak menyentuh tanah selama mungkin tanpa menggunakan tangan.

 

Di Inggris sejak zaman pertengahan permainan anak-anak yang disebut Battledores dan Shuttlecocks sangat populer. Anak-anak pada waktu itu biasanya akan memakai dayung/tongkat (Battledores) dan bersiasat bersama untuk menjaga kok tetap di udara dan mencegahnya dari menyentuh tanah. Ini cukup populer untuk menjadi nuansa harian di jalan-jalan London pada tahun 1854 ketika majalah Punch mempublikasikan kartun untuk ini.

Dalam sejarah bulu tangkis Inggris membawa permainan ini ke Jepang, Republik Rakyat Cina, dan Siam (sekarang Thailand) selagi mereka mengolonisasi Asia. Ini kemudian dengan segera menjadi permainan anak-anak di wilayah setempat mereka.

Olah raga kompetitif bulu tangkis diciptakan oleh petugas Tentara Britania di Pune, India pada abad ke-19 saat mereka menambahkan jaring dan memainkannya secara bersaingan. Oleh sebab kota Pune dikenal sebelumnya sebagai Poona, permainan tersebut juga dikenali sebagai Poona pada masa itu.

Para tentara membawa permainan itu kembali ke Inggris pada 1850-an. Olah raga ini mendapatkan namanya yang sekarang pada 1860 dalam sebuah pamflet oleh Isaac Spratt, seorang penyalur mainan Inggris, berjudul “Badminton Battledore – a new game” (“Battledore bulu tangkis – sebuah permainan baru”). Ini melukiskan permainan tersebut dimainkan di Gedung Badminton (Badminton House), estat Duke of Beaufort’s di Gloucestershire, Inggris.

Dasar peraturan dalam sejarah bulu tangkis yang pertama ditulis oleh Klub Badminton Bath pada 1877. Asosiasi bulu tangkis Inggris dibentuk pada 1893 dan kejuaraan internasional pertamanya berunjuk-gigi pertama kali pada 1899 dengan Kejuaraan All England. Bulu tangkis sekarang menjadi sebuah olah raga yang cukup populer di dunia, terutama di wilayah Asia Timur dan Tenggara, yang saat ini mendominasi olah raga ini, dan di negara-negara Skandinavia.(Admin)

Click to add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita KONI Depok

More in Berita KONI Depok

KONI Kota Depok Hadiri Buka Bersama Disabilitas yang Digelar Komunitas BIMA

Andi Maulana1 March 2026

Ratusan Taekwondo Kota Depok Ujian Kenaikan Tingkat, Ini Tujuannya….

admin17 February 2026

KONI dan Eka Hospital Jajaki Kerja Sama, Beri Perlindungan Kesehatan Atlet

admin16 February 2026

Pembukaan Kualifikasi Atlet Junior Catur Depok Menuju Kejurda 2026

admin16 February 2026

PWI Kota Depok Peringati HPN 2026, Herry Suprianto Raih Penghargaan Inspirator Penggerak Olahraga

admin12 February 2026

Dream Team PGI Kota Depok Dilantik: Walikota Ingatkan Kontribusi Sosial

admin11 February 2026

Wakil Wali Kota Depok Buka SILATCAB HIPMI 2026: Dorong Inovasi UMKM dan Ekosistem Digital

admin10 February 2026

Grassroots Festival di Kukusan: Pembibitan Talenta Depok Siap Bersinar ke Liga

admin9 February 2026

1.044 Atlet Berebut Hadiah Rp76 Juta di Cakra Buana Championship 3, Depok Siap Sambut PORPROV XV

admin9 February 2026

Copyright © 2014 KONI Kota Depok.